Montana State Buka QCORE, Fasilitas Riset Komputasi Kuantum
- Rita Puspita Sari
- •
- 17 jam yang lalu

Ilustrasi Quantum Computer Lab
Universitas Montana State (MSU) resmi membuka fasilitas riset mutakhir yang berfokus pada pengembangan komputasi kuantum, sebuah teknologi yang digadang-gadang sebagai masa depan dunia komputasi. Fasilitas tersebut diberi nama QCORE (Quantum Collaborative Research and Education) dan diresmikan pada 20 Agustus lalu.
Dengan berdirinya QCORE, MSU tidak hanya memperkuat posisinya sebagai universitas riset, tetapi juga menempatkan dirinya di panggung global sebagai salah satu pemain utama dalam bidang teknologi kuantum yang sedang berkembang pesat.
Apa Itu Komputasi Kuantum?
Komputasi kuantum dianggap sebagai lompatan besar setelah komputer klasik. Jika komputer biasa menggunakan bit (0 dan 1) untuk memproses data, komputer kuantum menggunakan qubit yang mampu berada dalam banyak keadaan sekaligus. Inilah yang membuatnya bisa memproses data jauh lebih cepat dan efisien.
Fisika kuantum sendiri mempelajari partikel yang ukurannya lebih kecil dari proton dan neutron — bagian terkecil penyusun atom. Dengan memanipulasi partikel kuantum, para ilmuwan bisa menciptakan sistem elektronik yang lebih cepat, presisi, aman, dan berdaya guna tinggi. Aplikasi teknologi ini meliputi sensor canggih, sistem navigasi, komputer generasi baru, hingga peralatan medis modern.
Harapan Besar dari MSU
Dalam acara peresmian, Presiden MSU Brock Tessman mengungkapkan rasa bangganya karena universitas tersebut kini menjadi pionir dalam bidang kuantum.
“Sebagai presiden MSU, saya bangga universitas ini kini menjadi pemimpin global dalam riset kuantum. Teknologi ini bisa membantu melindungi keamanan pangan Montana, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat keamanan nasional,” ujar Tessman saat meresmikan QCORE.
Pernyataan tersebut disambut hangat oleh para dosen, staf, mahasiswa, serta sekitar 60 perwakilan dari organisasi dan perusahaan teknologi yang hadir. Banyak di antara mereka bahkan sudah resmi menjadi mitra QCORE untuk mengembangkan riset bersama.
QCORE Jadi Magnet Kolaborasi Industri
Menurut Direktur QCORE, Jayne Morrow, keberadaan fasilitas ini akan mempercepat lahirnya berbagai inovasi. QCORE akan berperan sebagai pusat penelitian, inkubator bisnis, sekaligus ruang kolaborasi dengan industri.
“QCORE adalah sumber daya untuk membantu perusahaan memasuki pasar ekonomi baru berbasis kuantum. Kami ingin menjadi mitra yang mendorong perjalanan baru ini, sekaligus membuka lebih banyak peluang di masa depan,” jelas Morrow.
Selain riset, QCORE juga menyiapkan program inkubasi startup, mendukung pengusaha muda di bidang teknologi kuantum, serta mengembangkan program pendidikan tenaga kerja mulai dari tingkat sekolah dasar (K-12) hingga perguruan tinggi.
Didukung Dana Besar Angkatan Udara AS
Keberadaan QCORE tidak terlepas dari dukungan besar pemerintah federal. Fasilitas ini berdiri berkat pendanaan sebesar 44,7 juta dolar AS dari Air Force Research Laboratory (AFRL).
Hal ini sekaligus menegaskan bahwa teknologi kuantum menjadi prioritas bagi pemerintah Amerika Serikat. Michael J. Hayduk, Wakil Direktur AFRL, bahkan hadir memberikan pidato utama.
“Laboratorium Riset Angkatan Udara sangat bangga menjadi bagian dari proyek ini. Bidang kuantum jelas merupakan salah satu prioritas pemerintah,” ungkap Hayduk.
Selain Hayduk, acara juga menghadirkan tokoh akademisi dan pejabat, seperti Jacob Taylor (Profesor Fisika Universitas Maryland), Marta Bertoglio (Direktur Departemen Perdagangan Montana), hingga Terry Cunningham (Wali Kota Bozeman).
Teknologi Canggih: Pertama di Dunia
Salah satu pencapaian terbesar MSU adalah menjadi universitas pertama di dunia yang memiliki komputer kuantum superkonduktor Rigetti Novera. Tidak hanya itu, MSU juga menjadi universitas pertama di AS dengan komputer kuantum fotonik ORCA.
Dengan dua teknologi berbeda ini — superkonduktor dan fotonik — MSU termasuk dalam tujuh organisasi di dunia yang memiliki lebih dari satu jenis komputer kuantum.
Selain itu, QCORE juga menjadi rumah bagi salah satu dari hanya lima laboratorium uji jaringan kuantum di dunia. Peralatan canggih ini akan memungkinkan para peneliti untuk menguji berbagai komponen eksperimen, sekaligus mempercepat desain dan pengembangan perangkat keras kuantum.
Masa Depan yang Sedang Dibentuk
Peresmian QCORE disertai dengan Grand Challenges in Quantum Systems Summit yang berlangsung selama tiga hari. Berbagai panel diskusi digelar untuk membahas tantangan, peluang, dan masa depan teknologi kuantum di berbagai sektor.
Presiden MSU, Brock Tessman, menutup sambutannya dengan penuh optimisme:
“Masa depan belum ditulis. Namun, banyak orang yang akan menulis masa depan itu ada di ruangan ini hari ini.”
Dampak Besar bagi Dunia Teknologi
Langkah Montana State University membuka QCORE dipandang sebagai momen penting dalam sejarah komputasi kuantum. Dengan fasilitas kelas dunia, dukungan pemerintah federal, serta kolaborasi bersama industri, MSU berpotensi menjadi pusat inovasi global.
Teknologi kuantum yang sedang dikembangkan ini tidak hanya akan mengubah cara komputer bekerja, tetapi juga membawa dampak nyata pada keamanan pangan, kesehatan, pertahanan negara, hingga pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.
Bagi dunia teknologi, kehadiran QCORE menjadi bukti nyata bahwa era komputasi kuantum semakin dekat. Apa yang dulu hanya sebatas teori kini mulai terwujud di laboratorium dan siap diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Referensi:
Skip Anderson, MSU News Service. “Montana State opens quantum computing facility.” Montana State University News, 25 Agustus 2025. https://www.montana.edu/news/24735/montana-state-opens-quantum-computing-facility