Kenali Profil Risiko Eksternal Perusahaan untuk Keamanan Siber


Profil Risiko Keamanan dari Perspektif Eksternal

Profil Risiko Keamanan dari Perspektif Eksternal

Setiap organisasi memiliki profil risiko yang unik. Dalam konteks keamanan siber, profil ini biasanya dibangun berdasarkan kontrol internal: kebijakan keamanan, infrastruktur TI, sistem proteksi, serta hasil audit dan penilaian berkala. Banyak organisasi merasa aman karena telah menjalankan berbagai prosedur internal dengan baik. Namun, ada satu pertanyaan penting yang jarang diajukan secara eksplisit:

Bagaimana profil risiko keamanan perusahaan terlihat dari luar?

Di era digital saat ini, hampir setiap perusahaan bergantung pada aplikasi, portal, dan layanan berbasis internet. Batas antara internal dan eksternal semakin tipis. Sistem yang dipublikasikan, domain yang digunakan, serta identitas digital karyawan membentuk representasi perusahaan di dunia maya. Representasi inilah yang pertama kali dipetakan oleh pihak eksternal, termasuk aktor ancaman siber. Memahami profil risiko keamanan dari perspektif eksternal bukan sekadar praktik teknis, melainkan bagian penting dari tata kelola risiko yang menyeluruh.

 
Profil Risiko Tidak Hanya Ditentukan dari Dalam

Sebagian besar organisasi besar telah memiliki kerangka manajemen risiko dan kontrol keamanan yang cukup matang. Namun, risiko tidak selalu berasal dari kegagalan sistem internal. Faktor eksternal juga memainkan peran besar dalam menentukan seberapa rentan organisasi terhadap ancaman siber.

Beberapa faktor yang membentuk profil risiko eksternal antara lain:

  • Domain yang menyerupai merek perusahaan dan dimiliki oleh pihak ketiga, yang bisa digunakan untuk phishing atau penipuan.
  • Alamat email karyawan atau eksekutif yang muncul dalam basis data kebocoran pihak lain.
  • Kredensial yang terekspos akibat insiden pada layanan eksternal, seperti kebocoran data di aplikasi pihak ketiga.
  • Kerentanan pada sistem atau IP publik yang dapat diidentifikasi melalui pemetaan terbuka atau scanning.

Informasi-informasi tersebut biasanya tersedia di ruang publik atau dapat diperoleh dengan teknik pemindaian eksternal. Bagi organisasi dengan lebih dari 300 karyawan dan banyak aplikasi yang dapat diakses publik, cakupan eksposur bisa sangat luas dan kompleks. Tanpa visibilitas yang memadai, persepsi keamanan internal organisasi seringkali berbeda jauh dari kenyataan yang terlihat oleh pihak luar.

 
Sophos Threat Profile Assessment: Memetakan Risiko dari Perspektif Eksternal

Untuk membantu organisasi memahami bagaimana profil risiko mereka terlihat dari luar, Sophos bekerja sama dengan Dymar menghadirkan Sophos Threat Profile Assessment (TPA).

TPA adalah assessment gratis dan non-intrusif yang dirancang untuk memberikan gambaran objektif mengenai profil risiko keamanan perusahaan dari perspektif eksternal. Proses ini tidak memerlukan instalasi agen atau akses ke sistem internal organisasi.

Assessment mencakup analisis terhadap:

  • Domain utama perusahaan
  • Domain email organisasi
  • Hingga lima alamat email eksekutif atau individu berprofil tinggi untuk pengecekan potensi kebocoran kredensial
  • Hingga lima alamat IP publik atau rentang IP untuk identifikasi potensi kerentanan eksternal

Hasil analisis biasanya tersedia dalam waktu sekitar tiga hari kerja setelah data yang diperlukan diterima.

 
Dari Data Menjadi Konteks Risiko

Yang membedakan Sophos Threat Profile Assessment dari sekadar pemindaian teknis adalah pendekatannya terhadap konteks risiko.

Tim Sophos akan mempresentasikan hasil assessment secara langsung, menjelaskan setiap temuan beserta implikasi risikonya terhadap organisasi. Diskusi ini membantu manajemen dan tim keamanan memahami keterkaitan antara eksposur eksternal dan potensi dampak bisnis.

Dengan pendekatan ini, organisasi dapat:

  • Mengevaluasi kesenjangan antara persepsi keamanan internal dan eksposur eksternal yang nyata
  • Memprioritaskan area yang membutuhkan penguatan berdasarkan tingkat risiko
  • Mengambil keputusan berbasis data untuk langkah mitigasi yang tepat

Diskusi lanjutan dapat mencakup strategi penguatan perlindungan, pemantauan berkelanjutan, hingga peningkatan kontrol keamanan yang relevan dengan profil risiko yang teridentifikasi.

 
Mengintegrasikan Perspektif Eksternal dalam Manajemen Risiko

Keamanan siber yang efektif tidak hanya dibangun dari dalam, tetapi juga dari pemahaman tentang bagaimana perusahaan diposisikan dalam lanskap ancaman yang lebih luas.

Bagi organisasi yang mengelola layanan digital, aplikasi publik, dan data dalam skala besar, pemahaman terhadap security risk profile dari perspektif eksternal menjadi bagian penting dari tata kelola risiko dan perlindungan reputasi.

Sophos Threat Profile Assessment memberikan landasan awal yang terstruktur, objektif, dan berbasis data untuk memetakan profil risiko tersebut. Dengan informasi ini, organisasi dapat mengambil langkah-langkah proaktif untuk memperkuat keamanan, mengurangi eksposur, dan melindungi reputasi di dunia maya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan Sophos Threat Profile Assessment, organisasi dapat menghubungi tim Dymar dan memulai proses assessment secara mudah dan aman.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait