EMQ dan Volt Hadirkan Solusi IoT Industri Berbasis Data Real-Time
- Rita Puspita Sari
- •
- 19 jam yang lalu
Ilustrasi Industry 4.0
Perkembangan Internet of Things (IoT) di sektor industri terus menuntut sistem yang tidak hanya mampu mengumpulkan data, tetapi juga memproses dan meresponsnya secara instan. Menjawab kebutuhan tersebut, EMQ, kontributor global dalam teknologi pesan MQTT dan konektivitas IoT, mengumumkan kemitraan strategis dengan Volt Active Data, platform data real-time yang dikenal andal untuk pengambilan keputusan misi-kritis.
Kolaborasi ini menghadirkan solusi terpadu yang memungkinkan perusahaan bergerak dari sinyal perangkat menuju tindakan cerdas hanya dalam waktu hingga 10 milidetik. Kecepatan tersebut menjadi faktor krusial di berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, energi, hingga infrastruktur berbasis edge, di mana keterlambatan sekecil apa pun dapat berdampak besar pada operasional.
Dalam solusi gabungan ini, EMQ menghadirkan platform MQTT berkinerja tinggi yang dikombinasikan dengan mesin data in-memory milik Volt Active Data. Integrasi tersebut dirancang untuk mendukung otomatisasi real-time di lingkungan industri, energi, dan edge. Dengan pendekatan ini, pelanggan dapat mengumpulkan, memproses, serta menindaklanjuti data IoT secara langsung dengan latensi rendah, tingkat keandalan tinggi, dan pengelolaan operasional yang lebih sederhana.
Menjawab Tantangan IoT Modern
Sistem IoT modern menghasilkan aliran data yang terus-menerus dalam jumlah besar. Data tersebut tidak lagi cukup hanya disimpan atau dianalisis secara berkala, melainkan harus segera dipahami dan ditindaklanjuti secara real-time. Tantangan inilah yang coba dijawab oleh EMQ dan Volt melalui arsitektur yang dirancang bersama.
Arsitektur tersebut menggabungkan konektivitas perangkat, kecerdasan di sisi edge, analitik streaming, serta eksekusi tindakan yang andal ke dalam satu alur kerja terpadu. Dengan demikian, perusahaan tidak perlu lagi mengandalkan arsitektur data yang terfragmentasi atau proses berlapis yang justru menambah latensi dan kompleksitas.
Bagi pelanggan yang menggunakan EMQX Cloud, kolaborasi ini juga diperkuat dengan kehadiran EMQX Tables. Fitur ini menyediakan penyimpanan data deret waktu (time-series) serta data kontekstual opsional yang dapat dimanfaatkan oleh Volt untuk memperkaya proses pengambilan keputusan secara real-time. Hasilnya, keputusan yang diambil tidak hanya cepat, tetapi juga lebih akurat dan relevan dengan kondisi di lapangan.
Kemampuan Utama yang Ditawarkan
Solusi EMQ dan Volt menawarkan sejumlah kemampuan kunci yang dirancang untuk kebutuhan industri skala besar. Salah satu keunggulan utamanya adalah latensi dari perangkat ke keputusan yang berada di bawah 10 milidetik, memungkinkan respons hampir seketika terhadap peristiwa penting.
Selain itu, sistem ini mendukung ingest MQTT yang skalabel untuk jutaan perangkat terhubung, sehingga cocok digunakan pada ekosistem IoT berskala besar. Kemampuan lain yang tak kalah penting adalah eksekusi model kecerdasan buatan (AI) dan machine learning secara langsung di dalam alur data, tanpa perlu sistem tambahan yang kompleks.
Solusi ini juga memastikan eksekusi perintah yang konsisten dan dapat ditelusuri sepenuhnya, sebuah aspek penting dalam lingkungan industri yang membutuhkan audit dan kepatuhan. Dukungan deployment berbasis edge memungkinkan sistem tetap berjalan meski dalam kondisi offline, sementara fleksibilitas cloud, hybrid, dan BYOC (Bring Your Own Cloud) memberikan opsi bagi industri yang beroperasi di bawah regulasi ketat.
Dengan kombinasi kemampuan tersebut, organisasi dapat menyederhanakan alur data, menghilangkan tumpukan teknologi yang terpisah-pisah, serta mempercepat inisiatif otomatisasi yang sangat sensitif terhadap waktu.
Penerapan Nyata di Berbagai Sektor
Kemitraan EMQ dan Volt membuka peluang penerapan IoT tingkat lanjut di berbagai industri. Di sektor manufaktur, misalnya, solusi ini mendukung konsep manufaktur prediktif. Dengan memanfaatkan EMQX Neuron, data dari PLC dan protokol industri dapat diambil langsung di edge, disalurkan melalui MQTT, lalu dianalisis menggunakan machine learning di Volt untuk mendeteksi anomali dalam hitungan milidetik. Keputusan otomatis dapat dijalankan secara lokal maupun di cloud guna mencegah downtime dan menjaga kualitas produksi.
Di sektor utilitas dan energi, solusi ini memungkinkan pengumpulan data dari meter pintar dan jaringan listrik menggunakan EMQX Edge. Data tersebut dianalisis secara real-time di Volt, kemudian diikuti dengan pengiriman perintah kontrol yang aman dan tercatat sepenuhnya ke perangkat lapangan. Pendekatan ini mendukung penyeimbangan beban secara real-time, respons cepat terhadap gangguan, serta peningkatan efisiensi energi dalam skala besar.
Sementara itu, pada penerapan AI operasional di edge, perusahaan dapat menyebarkan model AI langsung di dalam platform Volt untuk menganalisis pesan MQTT dari EMQX saat data diterima. Cara ini memungkinkan AI dijalankan tanpa perlu bolak-balik ke cloud atau lapisan komputasi tambahan, sehingga biaya dan latensi dapat ditekan secara signifikan.
“Perusahaan kini beralih dari pengumpulan data pasif ke intelijen real-time yang aktif,” ujar Benniu Ji, VP of Products di EMQ. Menurutnya, industri membutuhkan infrastruktur yang mampu merasakan, memahami, dan merespons peristiwa secepat operasi berjalan. Kolaborasi dengan Volt Active Data, lanjutnya, membantu pelanggan membangun sistem IoT otomatis yang dapat langsung bertindak saat kejadian berlangsung.
Senada dengan itu, Dheeraj Remella, Field CTO di Volt Active Data, menilai kolaborasi ini sebagai penggabungan dua platform terbaik di kelasnya. Ia menegaskan bahwa pelanggan kini dapat menghubungkan perangkat secara aman, memproses data streaming dengan konsistensi penuh, serta mengambil keputusan cerdas yang dapat ditindaklanjuti secara instan, dari edge hingga cloud.
Saat ini, solusi EMQ dan Volt sudah dapat diterapkan menggunakan produk masing-masing perusahaan, termasuk EMQX Enterprise, EMQX Cloud, EMQX Edge, EMQX Neuron, serta platform Volt Active Data. Pelanggan dapat mengadopsi arsitektur ini di lingkungan cloud, hybrid, BYOC, maupun edge sesuai kebutuhan. Ke depan, aset integrasi bersama, praktik terbaik, dan sumber daya teknis tambahan akan terus dikembangkan seiring meluasnya kolaborasi kedua perusahaan.
